Tampilkan postingan dengan label elektronik murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektronik murah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Januari 2018

Apa Itu Optical Drive, Fungsi dan Jenis Optical Drive





Apa Itu Optical Drive, Fungsi dan Jenis Optical Drive - CD dan DVD adalah media penyimpanan yang masuk dalam kategori programmable read-only memory (PROM) dan electrically programmable read - only memory (EPROM). Media penyimpanan ini memiliki karakter khusus yang tidak bisa dirubah isinya atau bisa saja ditulis ulang sebanyak maksimum 4 kali pada jenis tertentu, maka dari itu media penyimpanan ini memrlukan perangkat khusus untuk mengaksesnya. Perangkat ini disebut optical disk drive atau ODD


Perangkat ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, banyak yang beralih dari Floppy Disk yang hanya mampu menyimpan data sebesar 1.44 mb ke CD yang mampu kurang lebih sekitar 700 mb

Pada bebeerapa tahun lalu, ODD dibagi menjadi 2 jenis. yaitu yang khusus untuk membaca saja (Read Only) dan bisa untuk menulis data ke media. Format data yang dapat digunakan juga sangat terbatas, namun belakangan ini hamoir semua ODD dipasaran sudah terintegrasi untuk read and burn atau yang disebut burning

Sekarang ini ODD sudah berkembang dan sudah tercipta dalam bentuk eksternal, yang biasanya dibutuhkan oleh laptop ukuran mini yang tidak memiliki perangkat ODD didalamnya. Mari kita bahas bersama untuk perangkat ODD ini

Pengertian Optical Disk Drive (ODD)

Optical Drive atau yang biasa disebut Optical Disk Drive (ODD) adalah perangkat di komputer yang digunakan untuk membaca dan menulis data ke CD atau pun DVD yang dikenal dengan istilah burning. ODD menggunakan sinar laser pada spektrum untuk membaca dan menulis data ke piringan CD atau DVD
Optical Drive pada PC

Sebelum tahun 2005, ODD yang terdapat dipasaran hanya bisa untuk 1 fungsi yaitu hanya membaca atau menulis ke CD atau DVD, tidak bisa melakukan 2 fungsi sekaligus. Kompatibilitas format ke DC dan DVD pun terbatas. Setelah tahun 2005, hampir semua ODD sudah bisa mengoperasikan kedua fungsi diatas dengan baik dan sudahmendukung banyak format CD dan DVD
Optical Drive pada Laptop
ODD mulai populer dan menggantikan Floppy Disk yang sudah beredar sebelumnya, karena mampu untuk menyimpan file dalam jumlah besar. Kalau kamu termasuk golongan era 90-an, mungkin tidak akan asing dengan floppy disk. Kemajuan teknologi membuat ODD semakin populer, dan banyak software komersial mulai mendistribusikan produk mereka

ODD External
Sama seperti Hard Disk Drive (HDD), ODD juga melakukan perubahan. Yaitu membuat OD External yang biasa digunakan untuk laptop mini atau netbook yang tidak ada ODD internal.

Fungsi Optical Disk Drive

ODD memiliki 2 Fungsi, yaitu :
  • Sebagai pembaca data yang biasanya digunakan untuk melakukan installing software komersial, menonton film, dan untuk keperluan Copying atau Burning
  • Sebagai penulis data ke media pentimpanan baik CD atau DVD
Beberapa tahun lalu media penyimpanan seperti CD dan DVD menjadi pilihan banyak user karena memiliki tingkat keamanan dan proteksi yang tinggi dari kerusakan data dan serangan virus. Namun setelah adanya HDD, user mulai beralih menggunakan HDD

Tapi bukan berarti CD dan DVD menjadi hilang di pasaran, CD dan DVD tetap menjadi pilihan utama bagi pengembang software untuk mendistribusikan produk mereka. Oleh karena itu, ODD masih bisa eksis dan bertahan sampai sekarang karena CD dan DVD hanya bisa dibaca oleh ODD.

Jenis-jenis Optical Drive

1. CD - ROM (Compact Disc - Read Only Memory)

Berfungsi hanya sebagai pembaca compact disk (keping CD)

2. CD - RW (CD-Writer)

Berfungsi membaca dan menulis kepingan CD, kecepatan yang dimiliki 52 x 48 x 36 (membaca 52, menulis 48 dan rewrite 36)

3. DVD Combo

Mampu membaca kepingan CD dan DVD serta mampu juga untuk menulis di CD tapi tidak bisa menulis di kepingan DVD


4. DVD ROM

Hanya mempunyai kemampuan membaca sepert CD-ROM, tetapi bisa membaca DVD maupun CD

5. DVD RW

Berfungsi lengkap yaitu mampu membaca format CD maupun DVD, juga memiliki kemampuan untuk menyimpan data di format keduanya

6. DVD / CD Duplikator

Dapat menggandakan DVD maupun CD, Komponen ini berdiri sendiri tanpa komputer maupun software. System ini memiliki 3 komponen utama, yaitu target drive, source drive dan duplication controller card


Cara Kerja Optical Disk Drive
ODD pada komputer pada umumnya memiliki berntuk persegi untuk meletakkan CD atau DVD, dan digerakan otomatis menggunakan motor. Motor ini menggerakan tempat CD atau DVD keluar masuk jika kamu menekan tombol open, ODD hanya bisa bekerja jika tehubung dengan daya atau bisa disebut juga jika komputer menyala

Jika kamu lupa untuk mengeluarkan CD atau DVD saat Komputer atau Laptop yang sudah kamu matikan, maka kamu tidak bisa mengeluarkan CD atau DVD itu menggunakan tombol open. Namun alternatifnya kamu bisa mengeluarkan klip kertas untuk membukanya, ODD menyediakan lubang sebesar klip kertas untuk mengantisipasi hal tersebut. Cukup kamu tusuk lubang terebut maka CD atau DVD akan keluar


ODD bekerja membaca dan menulis data dari dan ke CD atau DVD melalui sinar laser pada spektrum cahaya mendekati spektrum cahaya tampak. Sinar laser pada ODD mempunyai instensitas yang lebih kuat ketika digunakan untuk menulis data dibanding saat digunakan untuk membaca data, laser ini akan mencetak daan membaca data dari kepingan CD atau DVD yang berputar.

Kecepatan perangkat ODD memiliki kecepatan memutar CD dan DVD sebesar 1.600 - 4.000 rpm, masih berbeda jauh dengan HDD. Kapasitas kecepatan perputaran sebuah ODD menunjukkan kecepatan perangkat tersebut dalam membaca dan menulis data.

Pada biasanya saat burning akan tersedia opsi yaitu fast, safe dan slow. Pernah saat setelah burning ternyata hasilnya tidak bisa diputar di ODD lain? itu karena kecepatan setiap ODD itu berbeda, jadi lebih baik saat burning dan muncul opsi tersebut, pilih mode safe agar hasil burning bisa terjamin terpakai di ODD lain
Baca selengkapnya

Senin, 22 Januari 2018

Pengertian, Fungsi, Cara Kerja Dan Cara Perawatan Floppy Drive

source : Amazon(dot)com

Pengertian, Fungsi, Cara Kerja Dan Cara Perawatan Floppy Drive -
 Floppy Drive adalah salah satu perangkat yang digunakan sebagai media  pembaca disket atau Floppy Disk, pada dasarnya floppy drive memiliki fungsi yang sama seperti perangkat CD/DVD ROM. Hanya saja pada saat ini sudah sangat jarang sekali penggunaan floppy drive ini, karena floppy disk yang digunakan di floppy drive ini memiliki kekurangan dalam hal ruang penyimpanan. Ruang penyimpanan yang bisa disimpan oleh floppy disk sangat minim dan mungkin tidak akan bisa menyimpan semua file.

Pada era kejayaan floppy drive, perangka ini adalah perangkat wajib yang harus ada di setiap komputer. Dimana waktu itu, hanya floppy disk yang dijadikan tempat penyimpanan file di komputer sebelum Flashdisk dan CD ada

Fungsi Floppy Drive

Sesuai dengan penjelasan diatas, bahwa fungsi Floppy Drive adalah sebagai perangkat yang digunakan untuk membaca data yang akan ditrandfer atau di simpan di dalam floppy disk (disket)


Kekurangan dan Cara Perawatan Floppy Drive

Floppy drive sangat mudah sekali terkena debu atau kotoran yang terbawa oleh disket, sehingga sering sekali mengganggu fungsi dari floppy drive itu sendiri. Kendala yang biasa terjadi saat floppy drive kotor adalah, disket tidak terbaca atau error

Bagaimana? Sudah tahu apa itu floppy drive, yang mungkin sekitar di era tahun 80-90an masih menjadi primadona di dunia komputer. Karena belom adanya flashdisk atau CD, kalaupun sudah ada. Harganya masih tinggi. Sekian informasi yang bisa diberikan, semoga bermanfaat ^^

Baca selengkapnya

Fungsi dan Jenis Power Supply




Fungsi dan Jenis Power Supply - Power Supply Unit (PSU) adalah sebuah perangkat keras (hardware) yang memiliki fungsi untuk mengalirkan daya atau tegangan listrik langsung ke dalam komponen komputer, komponen yang dialiri listrik oleh power supply adalah Motherboard, Hardisk, Heasting, DVD Drive dan perangkat lain didalam casing komputer

Sudah banyak produksi untuk power supply, baik dari merk maupun kualitasnya. Jadi tergantung bagaimana kamu untuk memilihnya, beberapa power supply dibuat khusus dengan spesifikasi yang tinggi supaya user aman dari tegangan yang rendah. Misalnya pada komputer yang berbasis untuk gamers, maka power supply yang digunakan pun berbeda dengan power supply biasanya. Power supply biasanya memiliki output 450 Watt, maka untuk komputer gamers minimal yang dipakai adalah 600 Watt

Fungsi Power Supply

Fungsi dari power supply itu sendiri adalah mengubah arus dari AC menjadi DC dan mengalirkan arus ke perangkat lain dengan input arus bolak balik

Cara Kerja Power Supply

Pada saat tombol power komputer di tekan, maka power supply akan melakukan cek dan tes sebelum sistem memulai, jika tes berhasil maka power supply akan mengirim signal khusus ke motherboard  yang biasa disebut power good

Jenis - Jenis Power Supply

Jenis power supply dibagi menjadi 2, yaitu :

1. Power Supply AT


Power supply jenis ini sebenernya sudah buatan lama, di masa beraya power supply ini sering dipakai oleh komputer yang berpentium II an III. Sekarang memang jarang ditemui, namun dibalik semua itu, Power supply ini memiliki kelebihan

Kelebihan power supply ini adalah konektor yang tersambung ke motherboard dibagi menjadi 2 yauitu konektor P8 dan P9, resiko salah pasang dengan power supply ini sangatlah sedikit. Mengingat untuk memasangnya memerlukan ketelitian yang sangat tinggi, dan kalaupun terjadi kesalahan biasanya hanyalah terbaliknya pemasangan 2 konektor penghubung tersebut. Untuk mematikan power supply ini, harus menekan tombol power secara langsung karena jenis ini terhuubung langsung dengan casing komputer.

2. Power Supply ATX

Power Supply ini memiliki tampilan yang lebih simple dari pada power supply sebelumnya, untuk jenus ini konektor dan motherboard sudah menjadi 1 yang bertotal 20 pin. Karena itu juga power supply ini biasa disebut dengan power supply ATX 20 pin

Cara memasang power supply ini sangat mudah, hanya perlu memastikan pemasangannya dengan benar, karena jika salah dapat mengakibatkan kerusakan pada port ataupun konektor

Kelebihan dari power supply ini adalah pada tombol powernya, jenis ini sudah memiliki auto shutdown yang berfungsi mematikan power supply pada saat komputer dimatikan. Sehingga tidak perlu untuk menekan tombol seperti power supply sebelumnya, jenis ini lebih banyak dipakai untuk komputer sekarang

Jenis - Jenis Konektor Power Supply

Berikut jenis-jenis konektor pada power supply
  1. Konektor 20/24 PIN ATX Motherboard
  2. Konektor 4 pin peripheral power (untuk perangkat seperti DVD Room, Hardisk, kipas)
  3. Konektor 4/8 pin 12V (untuk motherboard server)
  4. Konektor 6 pin PCle (untuk VGA Card/Grafis Card PCle)
  5. Konektor Floppy (untuk floppy disk drive)
  6. Konektor SATA (untuk hardisk/optical drive berjenis SATA)
Demikian pnejelasan tentang Fungsi dan Jenis Power Supply, semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat ^^

Baca selengkapnya

Tips Merawat Harddisk Agar Tetap Awet (Review Lengkap)



Merawat Harddisk Agar Tetap Awet - Sebelumnya kita sudah membahas apa itu Harddisk, Fungsi dan jenis-jenis harddisk, kemudian jika sudah tau apa kamu tau bagaimana Merawat Harddisk Agar Tetap Awet?

Harddisk adalah komponen yang rentan rusak, seperti pembahasan kita sebelumnya. kalau ada 1 bagian didalam hardisk yang bisa berputar >5400rpm, kalau sudah rusak otomatis data-data kita didalamnya pun akan hilang. bukan begitu??

Sangat penting sekali untuk menjaga Harddisk agar tetap awet, sebelum ke bagaimana cara merawat harddisk agar tetap awet, Kamu juga bisa mengecek dahulu apa harddisk sudah mulai rusak atau belum, kamu juga bisa menggunakan software pihak ketiga seperti HDTune atau lainnya.

Beberapa ciri-ciri harddisk rusak atau sudah mulai rusak :


  • Harddisk sering meminta untuk di format
  • Komputer sering hang
  • Terdengar bunyi yang tidak biasa di harddisk
  • Serig error ketika melakukan copy data

Oke kita lanjut ke pembahasan awal ya. Bagaimana merawat harddisk agar tetap awet, berikut ulasannya :

1. Pastikan Arus Lisrik Stabil

Mungkin beberapa dari kamu tidak menyadari hal ini, arus listrik yang tidak stabil juga mempengaruhi komponen harddisk itu sendiri. Bukan cuma harddisk saja, tapi bisa saja komponen lain komputer kamu bisa rusak.

Jika kamu merasa arus listrik tidak stabil, saya sarankan coba untuk menggunakan PSU (Power Supply Unit). Setidaknya ini membantu supaya arus yang digunakan bisa stabil, gunakan PSU yang bagus, jangan yang abal-abal atau palsu. Karena justru akan membuat rusak komponen juga.

2. Shutdown Komputer Dengan Benar

Kamu pasti sering mematikan PC langsung melalui tombol power, ya kan? nah itu sebenarnya kesalahan umum yang sudah biasa terjadi, saat kamu melakukan hal tersebut. Posisi jarum atau head harddisk akan berhenti secara tiba-tiba dan tidak kembali ke posisi awal, sehingga saat dinyalakan kembali. Cakram akan rentan tergores, saran saya. Coba matikan PC kamu sesuai prosedur, shutdown secara benar supaya komponen tidak ada yang rusak

3. Bersihkan Harddisk Dari Debu

Kita tidak pernah tau debu masuk kemana dan apa penyebabnya, maka dari itu bersihkan harddisk dari debu untuk mengurangi penyebab kerusakan

4. Jaga Harddisk Agar Tidak Tergoncang

Harddisk rentan terhadap goncangan, apalagi sampai terbanting atau jatuh. jadi lebih berhati-hati lagi menjaga harddisk

5. Jaga Suhu Harddisk

Jangan biarkan harddisk overheat atau kepanasan berlebih karena berpotensi besar untuk merusak harddisk. Bisa saja komponen didalamnya hangus atau terbakar, gunakan kipas tambahan atau membuka casing bisa juga dilakukan untuk menjaga suhu supaya tidak terlalu panas

6. Rajin Defragment Harddisk

Mendfrag biasanya akan membuat harddisk terasa lebih kencang, karena merapikan sistem yang "berantakan", maka jangan lupa untuk defrag secara rutin

Nah, sudah diulas beberapa cara merawat harddisk tetap awet, sebelum itu ada baiknya untuk sering melakukan backup untuk data-data kamu. Jadi sewaktu-waktu kejadian seperti ini, masih bisa aman dengan backup yang kamu punya. Sekian, semoga bermanfaat ^^
Baca selengkapnya

Minggu, 21 Januari 2018

Apa itu Harddisk, Fungsi Dan Jenis Harddisk (Review Lengkap)

Apa itu Harddisk, Fungsi Dan Jenis Harddisk - Harddisk adalah salah satu perangkat yang terbilang sangat penting di komputer, laptop, server ataupun gadget. Dan jenis yang digunakan berbeda-beda tergantung dari kebutuhan user itu sendiri.

Ada 2 jenis harddisk yang paling murah ditemui saat ini, yaitu harddisk konvensional (dengan disk atau cakram) dan SSD (Solid State Disk), sebelum kita bahas lebih lanjut. Bagaimana jika kita bahas untu komponen apa saja yang terdapat pada harddisk


Bagian - bagian hardisk

Berikut bagian dari harddisk konvensional :


Platter


Disk/cakram/piringan ini adalah salah satu komponen utama dari harddisk konvensional, terbuat dari besi yang dilapisi dengan coating magnetik yang berfungsi untuk menulis data yang disimpan didalam harddisk, Pada platter terdapat Sector dan Track yanf berfungsi sebagai ID dan penanda format harddisk.


Spindle 


Salah satu komponen dari harddisk yang berup poros bermotor sehingga bisa berputar dan memutar platter, semakin kencang putaran yang dimiliki spindle di sebuah harddisk. Maka semakin cepat pula proses transfer data yang dilakukan. Biasanya kecepatan spindle diatas 5400rpm.


Head


Head berfungsi untuk membaca dan menulis data dari/ke platter atau cakram. Setiap platter akan ditangani oleh 2 buah head yang terdapat disisi atau dan bawah, biasanya sebuah harddisk bisa memiliki lebih dari 6 head.


Actual Axis

Komponen gagang penyangga head (tempat menempelnya head) agar head tepat berada diatas dan bawah platter.


Ribbon Cable

Kabel berbentuk pite yang di miliki harddisk, menghubungkan head dengan logic head dan memiliki fungsi sebagai lalu lintas data dari dan ke hardisk.


Logic Board

Logic board bisa juga disebut motherboard si harddisk, karen logic board adalah tempat dimana semua komponen terpasang. baik BIOS maupun Harddisk.


Setting Jumper

Komponen kecil yang bisa dilepas pasang untuk menentukan dudukan harddisk pada BIOS motherboard (Master / Slave pada Harddisk non SATA)


Power Connector

Tempat lalu lintas listrik dari power supply, ada 2 jenis tegangan yang masuk. yakni 12 Volt untuk menggerakan spindle dan 5 Volt untuk kebutuhan supply daya pada logic board.

Jenis Harddisk Berdasarkan Konektor

Harddisk dibagi beberapa jenis berdasarkan konektor datanya (dari harddisk ke motherboard)


ATA / EIDE (IDE)

ATA (Advanced Technology Attachment) atau bisa disebut EIDE (Enchanced Integrated Drive Electronic adalah harddisk yang sampai saat ini masih banyak digunakan walaupun sudah mulai berkurang karena adanya SATA

Kelebihan dari harddisk ini adalah kompatibel dengan banyak jenis BUS, sehingga bisa langsung dihubungkan ke BUS PCI yang diperkirakan sebagian besar PC/Komputer yang masih menggunakan moherboard dengan processor dual core ke bawah. Harddisk dengan konektor ini bisa terbilang paling murah


SCSI (Small Computer System Interface)


Harddisk ini memiliki konektor yang hanya bisa digabung kan dengan BUS SCSI Standard, harganya memang terbilang agak mahal. Namun kalau soal performa, jenis ini lebih baik dibandingkan dengan henis ATA/EIDE yang masih menggunakan jenis BUS PCI


SATA

Serial Advanced Technology Attachment (SATA) adalah pengembangan dari ATA / EIDE, Kabel ukurannya terbilang tipis dan hanya 2/3 dari kabel ATA/EIDE. Kemampuan pengiriman datanya jauh lebih kencang darpada BUS Pararel.


Jenis Harddisk Berdasakan Teknologinya


Harddisk Konvensional


Jenis harddisk ini masih banyak digunakan hampir di semua komputer dan laptop, besar harddisk  ini 3.5 inch dan 2.5 inch. Ciri khasnya adalah masih mempergunakan cakram besi/piringan yang dilapisi lapisan magnetis untuk tempat menyimpan data. Karena memiliki komponen yang bisa berputar >5400rpm, maka harddisk ini rentan terhadap kerusakan. Namun kelebihan dari harddisk ini adalah harganya yang murah, mudah diperoleh, kapasitas penyimpanan yang beragam dan juga banyak merk yang bisa dipilih.


SSD


Solid State Disk (SSD) adalah harddisk yang berbeda dengan Konvensional, harddisk ini tidak memiliki komponen yang berputar seperti Konvensional. Sistem penyimpanannya hampir menyerupai dengan flashdisk yaiyu menggunakan chip yang disusun secara berjajar. Kelebihan dari Harddisk ini adalah tidak berisik, lebih stabil, lebih cepat membaca data, tahan getaran dan lebih awet. Tapi kalau soal harga, jauh lebih mahal dari harddisk konvensional.

Jenis Harddisk Berdasarkan Ukuran

Jenis harddisk juga dibedakan berdasarkan ukuran, yaitu :


Harddisk 3.5 Inch

Harddisk ini paling banyak digunakan di perangkat PC, karena tersedia dengan beberapa konektor yang bervariasi seperti konektor EIDE (IDE), ATA, maupun SATA. Kapasitas untuk harddisk ukuran ini juga sangat beragam, dari 10 GB hingga 1 TB, Harddisk ini membutuhkan konektor yang tepisah, paling tidak akan ada 2 kabel yang terhubung ke harddisk ini. Yaitu kabel data (EIDE, ATA, SATA) dan kabel power supply.


Harddisk 2.5 Inch

Ukurannya lebih kecil dari harddisk sebelumnya, dan umumnya digunakan pada laptop atau pada device eksternal harddisk. Karena tipis biasanya harddisk ini tidak memerlukan daya tambahan dengan kabel terpisah seperti harddisk 3.5 inch.


Sekian pembahasan untuk fungsi dan jenis - jenis harddisk, Semoga bermanfaat ^^
Baca selengkapnya

Tips Merawat VGA Agar Tetatp Awet



Tips Merawat VGA Agar Tetap Awet - Pembahasan sebelumnya adalah tentang Apa itu VGA, Fungsi dan Jenis-Jenis VGA, nah kali ini kita bahas bagaimana sebenarnya tips merawat VGA agar tetap awet. yuk dilanjut......

Oke kita mulai ya, berikut beberapa Tips  merawat VGA agar tetap awet yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah

  • Update driver VGA supaya sistem OS selalu stabil, dan atau gunakan sesuai dengan CD driver bawaan komputer itu

  • Jangan terlalu sering melepas VGA dari motherboard karena membuat konektor atau pin yang ada di kaki-kaki VGA cepat rusak

  • Jangan di overlock terlalu extrim karena akan membuat chipset cepat panas berlebih

  • Jangan menggunakan Resolusi yang tinggi di monitor, dan gunakan refresh rate yang terbilang rendah saja

  • Chipset VGA harus berada di kondisi terbaik, baik dari suhu atau lainnya. Jangan biarkan VGA over heat, kamu bisa menambahkan kipas atau heatsing

  • Sering-sering untuk memberihkan VGA dari debu, terutama pada kipas atau heatsing. Karena debu sangat mengganggu prose pendinginan udara
Demikian beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk merawat VGA agar tetap awet, semoga bermanfaat ^^


Baca selengkapnya

Jumat, 19 Januari 2018

Apa itu VGA, Fungsi dan jenis-jenis VGA

Image by study.com
Apa itu VGA, Fungsi dan Jenis-Jenis VGA - Video Graphics Accelerator atau disebut VGA adalah sebuah perangkat keras yang bisa melakukan rendering atau memproses output visual yang ditampilkan ke layar monitor, VGA memiliki processor yang disebut dengan GPU (Graphics Processing Unit) dan juga memiliki memori
Sebenarnya VGA itu bisa dibilang penting tidak penting, kenapa? biasanya yang diharuskan memasang VGA dengan spesifikasi tinggi adalah Gamers, Design Graphic, Video Editing atau sejenisnya. Karena VGA sangan mendukung untuk tampilan grafis.

Ada beberapa komputer yang sudah menyematkan VGA Onboard pada sistem mereka, jadi tidak perlu memasang VGA secara terpisah.

Awal mula VGA Card ada pertama kali itu dipasarkan oleh IBM sekitar tahun 1987, VGA Card bisa dibilang merupakan standarisasi yang hampir diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat grafis komputer. Bahkan sampai sekarang tampilan windows sendiri masih menggunakan modus VGA

Fungsi VGA

Fungsi VGA adalah merubah signal dari komputer menjadi tampilan layar grafik pada komputer, jadi buat kamu yang hobi bermain games atau mungkin bekerja dibidang desain, gambar atau video. Wajib hukumnya menggunakan VGA

Beberapa fungsi lain dari VGA Card adalah :
  1. Tampilan gambar di monitor lebih baik, jernih dan tajam
  2. Membantu pembuatan design grafis dan 3D design
  3. Membuat tampilan grafis lebih baik saat bermain games
  4. Cocok untuk kamu yang suka sekali menonton film dari perangkat komputer atau laptop
  5. Dapat dikoneksikan dari PC atau Laptop ke layar televisi menggunakan HDMI

Jenis - Jenis VGA

VGA pada komputer memiliki 2 jenis, yaitu VGA Onboard dan VGA Add Onn, berikut penjelasannya :

1. VGA On Board

Jenis VGA ini biasanya sudah terdapat atau terpasang di motherboard, dan kebanyakan produksi sekarang sudah menggunakan VGA model ini


Kemampuan untuk soal grafis sudah cukup baik, tapi jika kamu adalah design grafis atau Gamers. Tidak disarankan untuk menggunakan VGA model ini, karena VGA ini memiliki spesifikasi yang rendah.
VGA onboard biasanya lebih banyak digunakan oleh user yang hanya mengoperasikan fitur - fitur atau program standard, jika kamu user yang menginginkan tampilan grafis tinggi. Maka komputer tersebut harus menggunakan VGA non-on board (add onn) dan mengaktifkan VGA on Board.

2. VGA Add Onn

Jenis VGA yang berikutnya adalah VGA add onn, yaitu VGA yang terpasang pada slot kartu grafis di motherboard, biasa disebut juga VGA Card

VGA ini terpisah dari motherboard dan disematkan di slot kartu grafis, VGA ini cocok untuk kamu yang ingin mendapatan tampilan grafis lebih baik, Terutama untuk gamers, design grafis, gambar dan editing video.

Demikian penjelasan singkat tentang Apa itu VGA, Fungsi dan jenis-jenis VGA, semua kembali ke selera masing-masing user untuk penggunaannya. Semoga bernamfaat ^^

Baca selengkapnya

Tips Merawat CPU dengan benar



Tips Merawat CPU Dengan Benar - Mungkin beberapa dari kamu bingung atau mungkin belum mengetahui bagaimana tips merawat CPU dengan benar. Nah supaya CPU kamu terus memiliki performa yang baik, ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat CPU :


1. Pakailah UPS (Uninterruptible Power Supply) atau Stabilizer / Stavolt

Kalau bisa kedua UPS berguna untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk, jika tidak ada UPS kamu bisa menggunakan Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik

2Bersihkan Motherboard dan komponen lainnya secara berkala

Lakukan hal ini setidaknya 6 bulan sekali, jika komputer sedang tidak digunakan. Sebaiknya tutup dengan cover supaya debu tidak mudah masuk ke komputer

3. Pasang Kabel Ground

Pasanglah kabel ground, kenapa? karena hal ini berguna untuk menetralkan jika ada listrik yang masih menempel di Casing CPU supaya casing CPU lebih awet.


4. Bersihkan disk drive menggunakan disk cleaner atau sejenisnya secara berkala

5. Bersihkan Power Supply Unit

Jika Power Supply Unit kotor maka akan membuat suhu komputer melonjak atau cepat panas

6. Jauhkan dari benda cair

Sepertinya tidak usah dijelaskan juga ya kenapa? ya karena tidak menyebabkan hubungan pendek arus listrik

7. Jangan melepas atau mencabut perangkat dalam kondisi hidup

8. Beri Ventilasi yang cukup

Ventilasi yang kurang baik akan menyebabkan komponen cepat panas, usahakan ada jarak antara CPU dan dinding sekitar 30cm

9. Tutup / Close program yang tidak digunakan

Setiap program yang berjalan membutuhkan performa dari RAM, jadi semakin banyak membuka program maka kinerja komputer akan cepat lelet

10. Gunakan Antivirus dan update secara berkala


Demikian tips sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat CPU kamu bisa lebih awet, Semoga bermanfaat ^^
Baca selengkapnya