Tampilkan postingan dengan label Harddisk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harddisk. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Januari 2018

Pengertian, Fungsi, Cara Kerja Dan Cara Perawatan Floppy Drive

source : Amazon(dot)com

Pengertian, Fungsi, Cara Kerja Dan Cara Perawatan Floppy Drive -
 Floppy Drive adalah salah satu perangkat yang digunakan sebagai media  pembaca disket atau Floppy Disk, pada dasarnya floppy drive memiliki fungsi yang sama seperti perangkat CD/DVD ROM. Hanya saja pada saat ini sudah sangat jarang sekali penggunaan floppy drive ini, karena floppy disk yang digunakan di floppy drive ini memiliki kekurangan dalam hal ruang penyimpanan. Ruang penyimpanan yang bisa disimpan oleh floppy disk sangat minim dan mungkin tidak akan bisa menyimpan semua file.

Pada era kejayaan floppy drive, perangka ini adalah perangkat wajib yang harus ada di setiap komputer. Dimana waktu itu, hanya floppy disk yang dijadikan tempat penyimpanan file di komputer sebelum Flashdisk dan CD ada

Fungsi Floppy Drive

Sesuai dengan penjelasan diatas, bahwa fungsi Floppy Drive adalah sebagai perangkat yang digunakan untuk membaca data yang akan ditrandfer atau di simpan di dalam floppy disk (disket)


Kekurangan dan Cara Perawatan Floppy Drive

Floppy drive sangat mudah sekali terkena debu atau kotoran yang terbawa oleh disket, sehingga sering sekali mengganggu fungsi dari floppy drive itu sendiri. Kendala yang biasa terjadi saat floppy drive kotor adalah, disket tidak terbaca atau error

Bagaimana? Sudah tahu apa itu floppy drive, yang mungkin sekitar di era tahun 80-90an masih menjadi primadona di dunia komputer. Karena belom adanya flashdisk atau CD, kalaupun sudah ada. Harganya masih tinggi. Sekian informasi yang bisa diberikan, semoga bermanfaat ^^

Baca selengkapnya

Tips Merawat Harddisk Agar Tetap Awet (Review Lengkap)



Merawat Harddisk Agar Tetap Awet - Sebelumnya kita sudah membahas apa itu Harddisk, Fungsi dan jenis-jenis harddisk, kemudian jika sudah tau apa kamu tau bagaimana Merawat Harddisk Agar Tetap Awet?

Harddisk adalah komponen yang rentan rusak, seperti pembahasan kita sebelumnya. kalau ada 1 bagian didalam hardisk yang bisa berputar >5400rpm, kalau sudah rusak otomatis data-data kita didalamnya pun akan hilang. bukan begitu??

Sangat penting sekali untuk menjaga Harddisk agar tetap awet, sebelum ke bagaimana cara merawat harddisk agar tetap awet, Kamu juga bisa mengecek dahulu apa harddisk sudah mulai rusak atau belum, kamu juga bisa menggunakan software pihak ketiga seperti HDTune atau lainnya.

Beberapa ciri-ciri harddisk rusak atau sudah mulai rusak :


  • Harddisk sering meminta untuk di format
  • Komputer sering hang
  • Terdengar bunyi yang tidak biasa di harddisk
  • Serig error ketika melakukan copy data

Oke kita lanjut ke pembahasan awal ya. Bagaimana merawat harddisk agar tetap awet, berikut ulasannya :

1. Pastikan Arus Lisrik Stabil

Mungkin beberapa dari kamu tidak menyadari hal ini, arus listrik yang tidak stabil juga mempengaruhi komponen harddisk itu sendiri. Bukan cuma harddisk saja, tapi bisa saja komponen lain komputer kamu bisa rusak.

Jika kamu merasa arus listrik tidak stabil, saya sarankan coba untuk menggunakan PSU (Power Supply Unit). Setidaknya ini membantu supaya arus yang digunakan bisa stabil, gunakan PSU yang bagus, jangan yang abal-abal atau palsu. Karena justru akan membuat rusak komponen juga.

2. Shutdown Komputer Dengan Benar

Kamu pasti sering mematikan PC langsung melalui tombol power, ya kan? nah itu sebenarnya kesalahan umum yang sudah biasa terjadi, saat kamu melakukan hal tersebut. Posisi jarum atau head harddisk akan berhenti secara tiba-tiba dan tidak kembali ke posisi awal, sehingga saat dinyalakan kembali. Cakram akan rentan tergores, saran saya. Coba matikan PC kamu sesuai prosedur, shutdown secara benar supaya komponen tidak ada yang rusak

3. Bersihkan Harddisk Dari Debu

Kita tidak pernah tau debu masuk kemana dan apa penyebabnya, maka dari itu bersihkan harddisk dari debu untuk mengurangi penyebab kerusakan

4. Jaga Harddisk Agar Tidak Tergoncang

Harddisk rentan terhadap goncangan, apalagi sampai terbanting atau jatuh. jadi lebih berhati-hati lagi menjaga harddisk

5. Jaga Suhu Harddisk

Jangan biarkan harddisk overheat atau kepanasan berlebih karena berpotensi besar untuk merusak harddisk. Bisa saja komponen didalamnya hangus atau terbakar, gunakan kipas tambahan atau membuka casing bisa juga dilakukan untuk menjaga suhu supaya tidak terlalu panas

6. Rajin Defragment Harddisk

Mendfrag biasanya akan membuat harddisk terasa lebih kencang, karena merapikan sistem yang "berantakan", maka jangan lupa untuk defrag secara rutin

Nah, sudah diulas beberapa cara merawat harddisk tetap awet, sebelum itu ada baiknya untuk sering melakukan backup untuk data-data kamu. Jadi sewaktu-waktu kejadian seperti ini, masih bisa aman dengan backup yang kamu punya. Sekian, semoga bermanfaat ^^
Baca selengkapnya

Minggu, 21 Januari 2018

Apa itu Harddisk, Fungsi Dan Jenis Harddisk (Review Lengkap)

Apa itu Harddisk, Fungsi Dan Jenis Harddisk - Harddisk adalah salah satu perangkat yang terbilang sangat penting di komputer, laptop, server ataupun gadget. Dan jenis yang digunakan berbeda-beda tergantung dari kebutuhan user itu sendiri.

Ada 2 jenis harddisk yang paling murah ditemui saat ini, yaitu harddisk konvensional (dengan disk atau cakram) dan SSD (Solid State Disk), sebelum kita bahas lebih lanjut. Bagaimana jika kita bahas untu komponen apa saja yang terdapat pada harddisk


Bagian - bagian hardisk

Berikut bagian dari harddisk konvensional :


Platter


Disk/cakram/piringan ini adalah salah satu komponen utama dari harddisk konvensional, terbuat dari besi yang dilapisi dengan coating magnetik yang berfungsi untuk menulis data yang disimpan didalam harddisk, Pada platter terdapat Sector dan Track yanf berfungsi sebagai ID dan penanda format harddisk.


Spindle 


Salah satu komponen dari harddisk yang berup poros bermotor sehingga bisa berputar dan memutar platter, semakin kencang putaran yang dimiliki spindle di sebuah harddisk. Maka semakin cepat pula proses transfer data yang dilakukan. Biasanya kecepatan spindle diatas 5400rpm.


Head


Head berfungsi untuk membaca dan menulis data dari/ke platter atau cakram. Setiap platter akan ditangani oleh 2 buah head yang terdapat disisi atau dan bawah, biasanya sebuah harddisk bisa memiliki lebih dari 6 head.


Actual Axis

Komponen gagang penyangga head (tempat menempelnya head) agar head tepat berada diatas dan bawah platter.


Ribbon Cable

Kabel berbentuk pite yang di miliki harddisk, menghubungkan head dengan logic head dan memiliki fungsi sebagai lalu lintas data dari dan ke hardisk.


Logic Board

Logic board bisa juga disebut motherboard si harddisk, karen logic board adalah tempat dimana semua komponen terpasang. baik BIOS maupun Harddisk.


Setting Jumper

Komponen kecil yang bisa dilepas pasang untuk menentukan dudukan harddisk pada BIOS motherboard (Master / Slave pada Harddisk non SATA)


Power Connector

Tempat lalu lintas listrik dari power supply, ada 2 jenis tegangan yang masuk. yakni 12 Volt untuk menggerakan spindle dan 5 Volt untuk kebutuhan supply daya pada logic board.

Jenis Harddisk Berdasarkan Konektor

Harddisk dibagi beberapa jenis berdasarkan konektor datanya (dari harddisk ke motherboard)


ATA / EIDE (IDE)

ATA (Advanced Technology Attachment) atau bisa disebut EIDE (Enchanced Integrated Drive Electronic adalah harddisk yang sampai saat ini masih banyak digunakan walaupun sudah mulai berkurang karena adanya SATA

Kelebihan dari harddisk ini adalah kompatibel dengan banyak jenis BUS, sehingga bisa langsung dihubungkan ke BUS PCI yang diperkirakan sebagian besar PC/Komputer yang masih menggunakan moherboard dengan processor dual core ke bawah. Harddisk dengan konektor ini bisa terbilang paling murah


SCSI (Small Computer System Interface)


Harddisk ini memiliki konektor yang hanya bisa digabung kan dengan BUS SCSI Standard, harganya memang terbilang agak mahal. Namun kalau soal performa, jenis ini lebih baik dibandingkan dengan henis ATA/EIDE yang masih menggunakan jenis BUS PCI


SATA

Serial Advanced Technology Attachment (SATA) adalah pengembangan dari ATA / EIDE, Kabel ukurannya terbilang tipis dan hanya 2/3 dari kabel ATA/EIDE. Kemampuan pengiriman datanya jauh lebih kencang darpada BUS Pararel.


Jenis Harddisk Berdasakan Teknologinya


Harddisk Konvensional


Jenis harddisk ini masih banyak digunakan hampir di semua komputer dan laptop, besar harddisk  ini 3.5 inch dan 2.5 inch. Ciri khasnya adalah masih mempergunakan cakram besi/piringan yang dilapisi lapisan magnetis untuk tempat menyimpan data. Karena memiliki komponen yang bisa berputar >5400rpm, maka harddisk ini rentan terhadap kerusakan. Namun kelebihan dari harddisk ini adalah harganya yang murah, mudah diperoleh, kapasitas penyimpanan yang beragam dan juga banyak merk yang bisa dipilih.


SSD


Solid State Disk (SSD) adalah harddisk yang berbeda dengan Konvensional, harddisk ini tidak memiliki komponen yang berputar seperti Konvensional. Sistem penyimpanannya hampir menyerupai dengan flashdisk yaiyu menggunakan chip yang disusun secara berjajar. Kelebihan dari Harddisk ini adalah tidak berisik, lebih stabil, lebih cepat membaca data, tahan getaran dan lebih awet. Tapi kalau soal harga, jauh lebih mahal dari harddisk konvensional.

Jenis Harddisk Berdasarkan Ukuran

Jenis harddisk juga dibedakan berdasarkan ukuran, yaitu :


Harddisk 3.5 Inch

Harddisk ini paling banyak digunakan di perangkat PC, karena tersedia dengan beberapa konektor yang bervariasi seperti konektor EIDE (IDE), ATA, maupun SATA. Kapasitas untuk harddisk ukuran ini juga sangat beragam, dari 10 GB hingga 1 TB, Harddisk ini membutuhkan konektor yang tepisah, paling tidak akan ada 2 kabel yang terhubung ke harddisk ini. Yaitu kabel data (EIDE, ATA, SATA) dan kabel power supply.


Harddisk 2.5 Inch

Ukurannya lebih kecil dari harddisk sebelumnya, dan umumnya digunakan pada laptop atau pada device eksternal harddisk. Karena tipis biasanya harddisk ini tidak memerlukan daya tambahan dengan kabel terpisah seperti harddisk 3.5 inch.


Sekian pembahasan untuk fungsi dan jenis - jenis harddisk, Semoga bermanfaat ^^
Baca selengkapnya